The Power and Authority of The Kyai Kampung (Analysis of The Influence of The Kayai in The Management of Non-Formal Education In Madura)
DOI:
https://doi.org/10.71392/jrem.v4i2.24Keywords:
Power, Authority, Social Construction, Kyai Kampung, MaduraAbstract
This research aimed to determine the village clerics' power and authority in managing non-formal education in Madura. This study uses a qualitative approach to the type of case study conducted through observation, interviews, and documentation. The data analysis starts with presenting data, reducing data, and drawing conclusions. Based on this research, the power and authority of the village kai can be determined by the existence of power, the type of traditional authority, and the charismatic authority that is developed and educated within the village kya. Likewise, in the charismatic type, the authority and power of the village kyai in Madura also arise because of the charisma inherent in the village kyai. The process of constructing the power and authority of the village kyai is carried out simultaneously through the stages of externalization, objectivation, and internalization. The externalization process is an adaptation of the village cleric with the family and the community, then enters the objectivation stage, which is the stage of self-interaction through institutionalization, indoctrination, and habituation values. After that, proceed to the internalization stage as a process of self-identification through the existence of primary socialization and secondary socialization.
References
Ach Khoiri, M. N. H. (2019). Metode Penyelesaian Konflik Antar Aliran agama Melalui Peran Kiai Kampung dan Kepala Desa. Simposium Hukum Indonesia, 1(1), 637–647.
Ansor, A. S. (2014). Manajemen Pendidikan Islam Tentang Kepemimpinan Kiai Di Pondok Pesantren Tahfidz Daarul Qur’an Cipondoh Tangerang. Edukasi Islami Jurnal Pendidikan Islam, 03(01), 650–662.
Arifin, Z. (2017). The Authority of Spiritual Leadership at Pesantren Temboro Based on Jamaah Tabligh Ideology. Jurnal Pendidikan Islam, 6(2), 265–292.
Badrud Tamam, H. (2021). Konsepsi Dan Internalisasi Nilai Power and Authority Dalam Pendidikan Pesantren. LISAN AL-HAL: Jurnal Pengembangan Pemikiran Dan Kebudayaan, 15(2), 181–194. https://doi.org/10.35316/lisanalhal.v15i2.1313
Baharun, H., Kamal, M. N. I., & Munawwaroh, I. (2025). Microsoft Teams-Based Interactive Learning Management Training To Improve Teacher Competence At Mts Nurus Syam, Bondowoso District. GEMEINSCHAFT: Journal of Social and Community Engagement, 3(1), 37-55. https://doi.org/10.71392/gjsce.v3i1.145
Damanhuri. (2019). Kiai, Kitab dan Hukum Islam.
Digdoyo, E. (2018). Kajian Isu Toleransi Beragama, Budaya, dan Tanggung Jawab Sosial Mesia. JPK (Jurnal Pancasila Dan Kewarganegaraan), 3(1), 42–60.
Faisol, M., Hasanah, R., Munawwaroh, I., Putri, D. F., & Qushwa, F. G. (2024). Internalization of Islamic Teaching Values in Forming Students with Siddiq, Amanah Tablig and Fatonah Characters. Journal of Social Studies and Education, 2(2), 68-81. https://doi.org/10.61987/jsse.v2i2.518
Fauzi, R. M. (2018). Otoritas Kiai Dalam Menentukan Karakteristik Model Pondok Pesantren Darussalam Blokagung Banyuwangi. Jurnal Al- Ijtimaiyyah, 4(2), 80–89.
Fitria Bela, O. (2021). Kepemimpinan Tradisional dalam UU Simbur Cahaya di Desa Pajar Bulan Tanjung Batu Ogan Ilir. Journal on Politics and Islamic Civilization, 2(2), 168–183.
Hadi, S., Soetarto, E., & Sunito, S. (2016). Desa Pesantren Dan Reproduksi Kiai Kampung. Analisis, XVI(1), 33–66.
Hasan Baharun, F. N. B. (2020). Pendidikan Multikultural Dalam Bingkai Islam Nusantara Perspektif KH. Said Aqil Siroj. Tafaqquh : Jurnal Penelitian Dan Kajian Keislaman, 8(1), 37–51.
Leni Nurmiyanti, B. Y. C. (2019). Kepemimpinan transformasional dalam peningkatan mutu pendidikan anak usia dini. Al- Tanzim : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 03(02), 13–24.
Masrur, M. (2017). Figur Kyai dan Pendidikan Karakter di Pondok Pesantren. Jurnal Ilmiah Pendidikan, 1(2), 277.
Mayana Ratih Permatasari, S. (2021). Kepemimpinan Mayarakat Jawa (Analisis Max Weber Masyarakat Abangan, Santri, Priyayi di Surakarta, Indonesia). Germane Global Journal Of Educational Research & Management, 1(4), 232–245.
Munafaroh, & Masyhuri. (2019). Pudarnya Karisma Kiai Dalam Kontestasi Politik Lokal Di Madura. Jurnal Pemikiran Dan Ilmu Keislaman, 2(2), 308–612.
Munawwaroh, I., & Adeoye, M. A. (2024). AI-Enhanced Learning Experiences: Moving Beyond Traditional Textbook Approaches in Global Education. Educative: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 2(3), 169-177.
Munawwaroh, I., Munir, Z., & Mudarris, B. (2024). Strengthening Brand Image of Pesantren Based on Two-Way Symeirical Model Through Generation Z. Managere: Indonesian Journal of Educational Management, 6(1), 54-69. https://doi.org/10.52627/managere.v6i1.430
Mundiri, A. (2018). Transformasi representasi identitas kepemimpinan kyai dalam hubungan atasan dan bawahan. Al- Idarah : Jurnal Kependidikan Islam, VIII(Ii), 234–255.
Munif, A. (2020). Metode Ilhaqy ala Kiai Kampung Terhadap Hukum Tembakau di Desa Tlogorejo , Kecamatan Pendahuluan. Jurnal SMaRT Studi Masyarakat, 06(01), 143–157.
Munir, A. (2019). Power and Authority di Pondok Pesantren: Potret Kepemimpinan Kiai dalam Lingkungan Multikultural. JIEMAN: Journal of Islamic Educational Management, 1(1), 107–120. https://doi.org/10.35719/jieman.v1i1.11
Murtadho, A. (2021). Kepemimpinan Ulama Dalam Tinjauan Sosiologi. Tafahus : Jurnal Pengkajian Islam, 1(1), 13–36.
Muzakka, A. K. (2018). Otoritas keagamaan dan fatwa personal di indonesia. Epistame, 13(1), 63–88. https://doi.org/10.21274/epis.2018.13.1.63-88
Nasution, R. D. (2017). Kyai Sebagai Agen Perubahan Sosial Dan Perdamaian Dalam Masyarakat Tradisional. Sosiohumaniora, 19(2), 182.
Nisrina Laila Nabila, H. P. S. (2021). Strategi Komunikasi Publik Untuk Meningkatkan Kepercayaan Publik Dalam Menangkal Infodemik Covid-19. Jurnal Ilmiah Ilmu Komonikasi, 18(2), 168–179. https://kawalcovid.19.id/.
Nurdiansyah, F., S-ppkn, P., & Surabaya, U. N. (2016). Politik Pada Pemilihan Kepala Desa Yang Dipengaruhi Oleh Kiai ( Desa Bakalanpule Kecamatan Tikung Kabupaten Lamongan ). Universitas Negeri Surabaya, 06(02), 641–655.
Nursyamsiyah, S. (2018). Otoritas Kyai Pengasuh Di Pondok Pesantren Al-Fanani Universitas Muhammadiyah Jember. TARLIM : Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(2), 85–97. https://doi.org/10.32528/tarlim.v1i2.1703
Pramono, D. (2018). The Authority of Kyai Toward The Santri : A Review of Gender Construction at Pondok Pesantren. Komunitas: International Journal of Indonesian Sosiety and Culture, 10(1), 92–100. https://doi.org/10.15294/komunitas.v9i1.8142
Rahman, K. (2022). Leadership and Multicultural Environment; Kyai’s Power and Authority Contest at Pondok Pesantren. AL-TANZIM: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 6(3), 643–654. https://doi.org/10.33650/al-tanzim.v6i3.3532
Rulitawati. (2018). Tanggung Jawab dan Otoritas Kepemimpinan Pendidikan Dalam Islam. Jurnal Administrasi Manajemen Pendidikan, 1(2), 101–10879. https://doi.org/10.47766/idarah.v2i1.266
Samrudi, A. H. F. (2022). Persepsi Masyarakat terhadap Dakwah dan Politik Kiai. DA’WA : Jurnal Bimbingan Penyuluhan & Konseling Islam, 5(1), 54–60.
Santoso, E. (2017). Krisi Kepemimpinan Kiai Studi atas Kharisma Kiai dalam Masyarakat. Islamica, 1(2), 111–120.
Setiyani, W. (2020). The exerted authority of kiai kampung in the social construction of local islam. Journal of Indonesian Islam, 14(1), 51–76. https://doi.org/10.15642/JIIS.2020.14.1.51-76
Shofi, I. (2021). Analisis teori otoritas max weber dalam kepemimpinan multikultural kiai sholeh bahruddin ngalah. Jurnal Kependidikan Islam, 11(1), 134–156. https://doi.org/0.15642/japi.2020.10.2.226-251
Sidiq, M. (2020). Pergeseran Pola Kepemimpinan Kiai dalam Mengembangkan Lembaga Pesantren. Falasifa, 11(1), 144–156.
Siswanto, I., & Yulita, E. (2019). Eksistensi Pesantren Dengan Budaya Patronase ( Hubungan Kiai Dan Santri ). Jurnal Pendidikan & Konseling, 02(01), 87–107.
Siti Nurjanah, R. N. I. (2022). Otoritas pemerintah desa dalam menetapkan penerima manfaat program keluarga harapan di desa bagendang permai kecamatan mentaya hilir utara kabupaten kotawaringin timur. Jisyaku, 1(1), 113–124.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Mawadatur Rohmah, Akmal Mundiri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.